Berbagai Macam Tentang Menyulam

Berbagai Macam Tentang Menyulam – Kegiatan menyulam sering sekali dilakukan oleh para kaum wanita terutama ibu-ibu. Menyulam membutuhkan keahlian khusus, kesabaran serta keuletan tingkat tinggi. Menyulam merupakan salah satu aktivitas yang dapat melatih kesabaran dan juga kedisiplinan.

Hasil sulaman juga mempunyai nilai ekonomis yang cukup tinggi dan banyak diminati sebagai hiasan salah satunya untuk taplak meja, pajangan dinding, tutup toples, hiasan baju, dan lain sebagainya. Hasil dari menyulam tentu sangat membantu perekonomian keluarga. Bahkan sangat cocok jika dikoordinir dengan baik untuk kegiatan para ibu-ibu pengajian.

– Motif-motif Menyulam
Menyulam biasanya dilakukan diatas kain polos. Ketika Anda akan menyulam pastikan Anda memilih warna kain yang netral. Diantara kain yang cocok digunakan untuk menyulam seperti warna putih, hitam, biru, merah marun dan lain sebagainya.

Motif menyulam sangat banyak dan beraneka ragam. Biasanya motif sulam sesuai dengan fungsi dari sulaman tersebut. Berikut ini adalah motif-motif sulaman yang sering dibuat oleh salah satu anggota judi bola yang hasilnya di jual secara online, yaitu:

• Bunga
Motif bunga biasanya sering sekali digunakan khususnya jika akan membuat taplak meja, sarung bantal gorden dan lain sebagainya. Selain dapat diterapkan untuk berbagai macam hiasan motif ini merupakan yang paling mudah jika dibandingkan ketika membuat motif atau bentuk yang lain
Jika Anda sedang dalam proses belajar maka sebaiknya dimulai dengan membuat motif bunga terlebih dahulu. Buatlah motif bunga yang paling sederhana.

• Motif pemandangan
Motif pemandangan juga banyak digunakan. Biasanya motif ini diaplikasikan sebagai hiasan dinding atau sarung bantal kursi maupun sofa. Untuk membuat motif ini Anda memerlukan benang dengan jumlah warna yang lebih banyak dibandingkan jika membuat motif bunga. Selain itu Anda perlu untuk lebih teliti dan fokus ketika membuatnya.

Motif pemandangan biasanya tentang laut, sungai, air terjun, hutan, taman dan lain sebagainya. Jika membuat motif ini pastikan Anda membuatnya dengan teratur agar hasil yang Anda peroleh lebih rapi dan bagus.

• Motif geometris
Motif selanjutnya yang biasanya digunakan untuk menyulam yaitu motif geometris. Biasanya motif ini paling banyak diaplikasikan untuk taplak meja, sarung bantal atau hiasan dinding. Motif jenis ini sangat cocok jika digunakan untuk rumah dengan model minimalis dan juga klasik.

Dalam menyulam Anda tidak boleh sembarangan. Perlu bekal khusus untuk membuat hasil sulaman yang bagus dan mempunyai harga jual tinggi. Jika perlu Anda harus belajar dengan orang-orang yang sudah lama berpengalaman dan terlatih dalam dunia menyulam.

– Bekal Penting Untuk Membuat Sulaman
Ada beberapa bekal yang perlu Anda perhatikan jika ingin mempunyai kemampuan menyulam tingkat tinggi. Adapun bekal itu adalah sebagai berikut:

• Kuasai teknik menyulam
Sebelum menyulam pastikan Anda mengetahui secara detail tentang teknik-teknik yang digunakan untuk membuat sulaman. Karena menyulam mempunyai banyak teknik tusukan yang berbeda. Agar hasil sulaman Anda bagus dan rapi maka penting untuk menguasai teknik tusukan menyulam tersebut. Untuk mempelajari teknik tersebut banyak cara yang dapat Anda lakukan diantaranya seperti belajar melalui youtube, internet bahkan mengambil kursus menyulam.

• Pelajari jenis benang dan cara memadukan warna
Selain teknik tentang tusuk sulam yang harus Anda pelajari penting juga mempelajari tentang jenis-jenis benang. Karena benang sulam sangat banyak jenisnya dengan berbagai macam tekstur dan juga harga. Ada jenis benang yang mempunyai tampilan lebih mengkilap, halus dan lain sebagainya.

Ilmu tersebut sangat penting terutama dalam hal menyelaraskan warna benang satu dengan yang lain. Karena hal tersebut sangat menentukan hasil akhir dari sulaman yang Anda buat.

Jika Anda ingin menjadi pennyulam handal dengan kemampuan yang luar biasa wajib mengetahui tentang berbagai macam motif dan juga mempunyai bekal yang cukup. Semoga berhasil.

10 Perlengkapan Menyulam untuk Hasil yang Maksimal
Artikel Blog Seni

10 Perlengkapan Menyulam untuk Hasil yang Maksimal

10 Perlengkapan Menyulam untuk Hasil yang Maksimal – Membordir ialah suatu metode buat membuat kerajinan tangan pada kain dengan lukisan ataupun pola dengan tujuan menghias kain jadi lebih menarik . Menyulam sebenarnya bisa menggunakan mesin, Tetapi umumnya hasilnya tidak hendak serupa dengan memakai tangan . Buat hasil yang lebih baik, alami serta cocok dengan yang kita mau, kalian dapat membordir dengan cara buku petunjuk dengan memakai perlengkapan perlengkapan selanjutnya

10 Perlengkapan Menyulam untuk Hasil yang Maksimal

 Baca Juga : 8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui
superziper – Seperti halnya menjahit, please contact us. Itu merupakan alat utama yang harus ada disaat kita ingin menyulam. Biar hasilnya lebih bagus menekat mengenakan tangan membutuhkan perkakas yang diucap berlaku seperti uraikan / widangan . Perkakas ini ialah 2 benta berbentuk lingkaran yang memiliki format yang berbeda . Fungsi bentang atau widangan adalah untuk menjepit dan mengencangkan kain yang akan disulam. Tujuannya agar kain tidak kusut saat kita menyulam dan hasil sulaman kita rapi dan tidak berkerut. Tidak cuma ketiga perkakas itu , kamu pula bisa mengenakan beberapa perkakas yang lain untuk hasil yang lebih maksimal. Berikutnya 10 Perkakas untuk Menekat: 1. Benang Benang ialah perlengkapan yang amat berarti dalam cara membordir kalian. Benang tidak cuma selaku perlengkapan bordir, sebab benang dapat dikategorikan selaku materi buat membordir pula sih. Serupa semacam jarum, benang pula tidak dapat asal- asalan dalam menentukannya. benang yang digunakna buat membordir wajib dicocokkan dengan kain ataupun materi sulamnya supaya hasilnya cocok dengan yang di idamkan. Banyak sekali tipe benang yang dijual di pasaran. Terdapat merek DMC, Blue Moon, Rose serta sedang banyak lagi. Sampai dikala ini benang tipe DMC lah yang sangat banyak dipakai buat membordir sebab benang DMC lebih kokoh, tebal serta binar bila dibanding dengan benang merek yang lain. Tetapi bukan berarti kalian wajib memakai benang DMC supaya dapat membordir. Kalian pula dapat memakai benang lain yang mensupport buat cara membordir kalian. Yakinkan benang yang kalian seleksi merupakan benang yang kokoh serta mempunyai mutu yang baik alhasil tidak gampang kusut 2. Widangan Perlengkapan buat mengencangkan kain pada dikala membordir merupakan Widangan. Widangan tercantum perlengkapan yang sangat sama dengan membordir. Nyaris seluruh penyulam memakai widangan supaya mereka dapat membordir dengan bagus. Biar hasilnya lebih bagus menekat mengenakan tangan membutuhkan perkakas yang diucap berlaku seperti uraikan atau widangan . Perlengkapan ini merupakan 2 barang berupa bundaran yang mempunyai dimensi yang berlainan. Untuk uraikan atau widangan ialah untuk menjepit dan mengencangkan kain yang akan disulam . Tujuannya supaya kain tidak kusut dikala kita membordir serta hasil sulaman kita apik serta tidak mengkerut. Widangan kerap diucap selaku bundaran buat membordir ataupun bulatan buat membordir untuk mereka yang terkini awal kali mengenalinya. 3. Jarum Perlengkapan yang dipakai buat membordir yang awal merupakan Jarum. Membordir menginginkan jarum yang pas. Jarum yang memanglah spesial buat membordir. Terlebih buat membordir pita, kalian utuh jarum yang berdimensi besar. Akhir jarum yang dipakai buat bordir tidak cuma tajam serta runcing, terdapat pula jarum yang ujungnya tumpul. Jarum dengan akhir tumpul ini umumnya dipakai buat membordir dengan metode“ Spider website Rose” supaya jarum tidak terlekat di pita. Bila kalian mau membordir buat yang yang lain, kalian dapat memakai jarum bordir yang lain. 4. Rader dan Karbon Jahit Bila kalian mau membuat pola pada kain bordir kalian, kalian harus buat memakai 2 barang ini. Rader serta Karbonium jahit ialah perlengkapan buat membordir yang silih memenuhi serta tidak bisa dipisahkan. Untuk kalian yang belum mengerti, rader merupakan perlengkapan semacam pen tetapi bergerigi, yang berperan buat melukis pola pada kain ataupun materi. Sebaliknya Karbonium jahit berperan selaku dasar untuk rader buat membagikan warna ataupun jejak di kain ataupun materi yang dipakai buat membordir. Garis yang terbuat memakai rader serta karbonium jahit ini difungsikan selaku indikator buat memandang pola ataupun wujud yang hendak kita bordir. Walaupun itu dapat menolong kalian dalam membordir, teta saja janganlah sangat banyak meninggalkan banyak jejak rader. 5. Gunting Perlengkapan yang dipakai buat membordir selanjutnya merupakan gunting. Gunting, pasti saja kalian memerlukan gunting bila kalian mau membordir dengan bagus. Kalian dapat memakai gunting buat memangkas kain serta benang yang kalian gunakan buat membordir. Tipe gunting ini pula berbagai berbagai. Saya sarankan kalian memakai gunting kain. supaya lebih gampang buat dipakai pada kain ataupun benang. 6. Pemasang Benang Pemasang Benang merupakan salah satu perlengkapan buat membordir yang gunanya buat memudahkan memasukkan benang ke jarum. Sepanjang ini terdapat sebagian pengrajin bordir yang merasa kesusahan buat memasukkan benang ke jarum yang kecil. Terlebih untuk mereka yang telah dewasa serta mempunyai pengelihatan terbatas. Perlengkapan pemasang benang ini amat menolong sebab penggunaannya yang gampang. 7. Thimble Thimble ataupun yang lazim diucap dengan bidal ini merupakan barang kecil yang dapat mencegah tangan kita dari tikam jarum. Perlengkapan ini pula dapat dipakai selaku perlengkapan tolong buat mendesak jarum bila jarum susah masuk. Barang ini terdapat dalam wujud cawan kecil, tetapi terdapat pula yang dari kain. Umumnya para pengrajin memakai Thimble yang berbahan dari kain. Salah satu sebabnya sebab gampang terbuat, tidak sangat keras serta aman dipakai. 8. Pita Pengukur Pita pengukur ialah salah satu perlengkapan yang berarti diakala kalian mau membordir. Perlengkapan membordir yang satu ini dipakai buat mengukur supaya wujud, dimensi serta posisi lebih cermat. Bila kalian mau membuat sulaman dengan dimensi yang perinci, kalian membutuhkan pita juru ukur buat memastikan dimensi. Kalian dapat memakai pita juru ukur yang umumnya dipakai buat melekatkan. 9. Unpicker Unpicker merupakan Perlengkapan buat membordir yang wajib terdapat bila kalian merupakan penyulam yang pendatang baru. Guna dari perlengkapan ini merupakan dipakai buat membuka ataupun memecahkan jahitan ataupun sulaman yang tidak betul ataupun kurang pas. Untuk kalian yang kerap salah dalam membuat sulaman, perlengkapan ini amat bermanfaat amat sangat. Unpicker ini ada dalam sebagian wujud dengan materi plastik ataupun metal.
 Baca Juga : Pengertian Aliran Impresionisme
10. Kapur Jahit Perlengkapan buat membordir yang terakhir merupakan kapur jahit. Kapur ini merupakan kapur spesial buat melekatkan. Nyaris seluruh juru jahit memiliki serta memakai ini. Gunanya merupakan selaku indikator buat batasan batasan khusus. Contoh batasan buat penyembelihan, pemberian pola, serta serupanya.
Mengenal Sulam Sisir : Kreasi cantik warisan tempo dulu
Artikel Seni

Mengenal Sulam Sisir : Kreasi cantik warisan tempo dulu

Mengenal Sulam Sisir : Kreasi cantik warisan tempo dulu – Apa yang dipikirkan teman ketika mereka membaca kata-kata ini? Mungkin saya masih ingat taplak meja di rumah dan baju di meja rias yang dihiasi sulaman cantik. Apakah Anda masih ingat ibu, bibi, atau nenek Anda menyulam bersama saat menyulam? Pernahkah Anda belajar menyulam dan menggunakan salah satu teknik ini sebagai hobi teman Anda? Atau hanya pengagum seni benang ini? 🙂

Mengenal Sulam Sisir : Kreasi cantik warisan tempo dulu

 Baca Juga : 8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui

superziper – Sulam tercantum salah satu dari tipe seni dari kemampuan melekatkan. Sulam merupakan riasan yang terbuat di atas kain ataupun materi- materi lain dengan jarum serta benang. Sulam ataupun Embroidery terhambur di semua bumi. Terdapat banyak sekali loh tipe sulaman dengan kain, benang, serta metode yang berbeda- beda bagi tempat serta negaranya. Semenjak ribuan tahun yang kemudian, kain ataupun benang dari wol, linen, serta telah digunakan buat membuat sulaman. Tidak hanya benang wol, linen, serta sutra, sulaman modern memakai benang Sulam dari katun ataupun rayon. Tipe- tipe tikam yang biasa diketahui dalam memSulam merupakan tikam jelujur, tikam tusukan jejak, tikam veston, tikam bayang, serta tikam kaitan. Tikam jelujur, tusukan jejak, tikam veston ini nih yang umumnya sangat kita kuasai hehe. 3 tikam itu tercantum modul dasar yang umumnya diajarkan di pelajaran keahlian kala SD bukan?: D

Hasil Akhir sulaman sendiri bisa dibedakan jadi:

• Sulam Latar: hasil sulaman datar dengan dataran kain

• Sulam terawang( Kerawang): hasil sulaman berkerawang, misalnya diterapkan di alas meja meja ataupun kebaya

• Sulam mencuat: hasil sulaman membuat gelombang di dataran kain cocok lekuk lukisan.

Tidak hanya dipecah 3 tipe yang bersumber pada hasil akhir, Sulam pula dipecah jadi sebagian tipe bersumber pada materi, perlengkapan, serta metode spesial yang dipakai. Terdapat Sulam benang, Sulam pita, serta Sulam sisir. Hmm.. bisa jadi buat Sulam benang serta pita, 2 tipe Sulam ini telah banyak yang mengerti, telah kerap kita dengar, telah kerap kita temui di bermacam buatan kain. Gimana dengan Sulam sisir?

Kayaknya yang terlalui di isi kepala sahabat kala membaca ini…“ Astaga terkini mengerti terdapat yang namanya Sulam sisir”,” Sulam sisir? Itu gimana betul?”,“ Sulam sisir memang terdapat?” ataupun“ Gunakan sisir? Diapain? Gimana triknya?”

Bisa jadi, sahabat terkini mengenali keahlian sulam sisir ini. Serta memanglah, bordir sisir tercantum wawasan membordir yang sangat jarang. Tidak cuma jumlah orang yang dapat membordir dengan bordir sisir ini saja yang sedikit, bisa jadi, jumlah yang mengenali namanya serta yang mana saja ataupun gimana wujud buatan bordir sisir saja pula tidak banyak.

Sulam sisir( Comb Embroidery) ialah buatan bordir tangan berupa rajutan mencuat, mempunyai karakteristik yang menarik serta tidak tergantikan hasilnya oleh tipe sulaman yang lain. Bordir sisir pula bisa dibangun membengkok, dilipat, ditekuk, apalagi seakan melayang serta membendung. Tidak hanya itu, bordir sisir bisa dipadukan dengan bordir latar yang lain. Nah, bordir sisir ini sendiri bila bersumber pada hasil akhir tercantum dalam tipe bordir mencuat ataupun stumpwork. Cocok namanya, bordir ini memakai perlengkapan tolong yang gampang diperoleh ialah sisir rambut. Astaga nyatanya sisir tidak cuma buat rambut nih.. hehe. Perlengkapan yang lain yang dipakai serupa semacam sulam- sulam umumnya: kain, ram( Embroidery Hoop ataupun diucap midangan), jarum bordir, serta yang lain. Sederhananya bordir sisir merupakan metode memilin benang dengan meletakan benang di perlengkapan tolong ialah sisir. Benang yang dipakai umumnya benang wol serta benang DMC. Jarak kerapatan serta keretakan dikala menata pembuatan bagan( bagan sisir serta posisi benang) buat rajutan bermacam- macam, terkait hasrat serta wujud yang di idamkan. Bordir sisir dengan bermacam metode penaruhan rajutan dapat dibangun jadi beragam buatan, semacam jadi kelopak bunga yang meluas, kelopak memanjang serta melancip di akhir, apalagi kupu- kupu. Menarik bukan?

Bordir sisir terdapat di Indonesia diperkirakan pengembangan bordir yang berawal dari Belanda, ataupun Prancis. Sepanjang ini, belum dapat ditentukan kejelasan sejarahnya gimana bordir sisir berkembang serta bertumbuh di Indonesia. Pada sesuatu peluang aku berbicara dengan Bunda Herry Astuti Imaningsing, owner Dian Hand Embroidery di Sleman. Bunda Herry ataupun lebih diketahui dengan julukan Nunuk Trihadi, pengarang buku- buku sulaman dari bermacam tipe serta telah sebagian kali melangsungkan workshop bordir ini memiliki narasi sendiri gimana dini dia memahami bordir sisir. Ketika kecil, Bunda Nunuk berlatih bordir sisir ini dengan orang sebelah dia. Bunda Nunuk pula menceritakan, dia terpikat berlatih bordir sisir kala memandang bordir ini abnormal, istimewa, sebab memakai perlengkapan tolong sisir serta berlainan semacam bordir benang ataupun bordir pita yang telah Bunda Nunuk pelajari dengan Bunda dia. Orang sebelah Bunda Nunuk mungkin besar menemukan keahlian bordir sisir ini melalui orang berumur ataupun nenek yang berlatih keahlian pada era kolonialisme Belanda. Sehabis berkeluarga, Bunda Nunuk pula luang bermukim di Padang. Disitu Bunda Nunuk berapat dengan seseorang Bunda yang pakar kerawang. Serta pada sesuatu hari Bunda Nunuk luang memandang sejenak di alas meja meja kepunyaan kawannya itu terdapat sulaman sisir. Sayangnya, Bunda Nunuk belum luang menanya pertanyaan itu, dia telah alih lagi ke Jawa. Jadi, bordir sisir kayaknya tidak cuma bertumbuh di pulau Jawa saja betul sahabat.

Aku luang dipinjamkan novel bordir sisir oleh Bunda Nunuk. Buku- buku itu merupakan buatan salah satu teman Bunda Nunuk,- yang pula mempelajari bordir sisir- yang bernama Bunda Ira Dhyani Indira serta Ibundanya yang bernama Ninoek Soenjowati. Bunda serta anak ini sudah bekerja sama menorehkan 2 novel spesial buatan bordir sisir. Mengambil dari novel, Bunda Ira yang ialah anak tertua dari Bunda Ninoek berlatih bordir sisir dari Ibundanya. Sebaliknya Bunda Ninoek mulai berlatih kerawang versi Belanda dari Bunda mertua serta berlatih bordir sisir semenjak dia sedang SMA tahun 1952- 1953 sewaktu bermukim di Semarang. Memandang kerangka sekolah Bunda Ninoek, dan berlatih kerawang versi Belanda serta berlatih bordir sisir dengan mertua dia, keahlian bordir, yang salah satunya bertumbuh jadi bordir sisir diawali kala era kolonialisme Belanda.

Bunda Nunuk pula menceritakan, di salah satu gerai perlengkapan jahit di kota Yogyakarta, owner gerai itu yang telah berumur lanjut pula ahli bordir sisir. Memandang umur dia yang telah melampaui separuh era lebih, serta hidup sebagian lama kala sedang kolonialisme Belanda. Terus menjadi memantapkan pengembangan bordir sisir ini dari Belanda betul sahabat. Aku individu serta Bunda Nunuk sedang penasaran dengan asal usul pengembangan bordir sisir di Indonesia, sedang banyak sekali yang belum nyata. Mudah- mudahan di lain durasi kita diberi peluang buat berbicara bersama owner gerai itu. Tentu terdapat banyak wawasan yang dapat aku tulis serta sebarkan selaku bonus pemilihan bordir sisir. Bersumber pada sebagian narasi serta data yang lain seperti itu kenapa terdapat mungkin bordir sisir di Indonesia merupakan pengembangan bordir yang berawal dari Belanda.

Bordir sisir sejenak mendekati dengan French Embroidery( Bordir Prancis). Jika di Indonesia, French Embroidery bisa jadi lebih diketahui dengan julukan tusuknya ialah Picot Stitch( tikam picot) ataupun Leaf Raised Stitch( tikam daun terangkat). French embroidery pula tercantum bordir mencuat( stumpwork). Aku terkini mengerti tipe sulaman dengan picot stitch diucap French Embroidery kala memandang artikel salah satu penyulam yang berawal dari Korea Selatan. Di Korea Selatan mereka menyebutnya french embroidery. Bila diamati sejenak french embroidery mendekati dengan bordir sisir yang memakai benang tipe DMC. Jika pemakaian benang DMC pada bordir sisir bila dibanding dengan memakai benang wol merupakan lebih lembut, lebih kecil, nampak lebih rapat serta tentu lebih menginginkan ekstra cermat pula ketabahan hehe. Bordir sisir dengan french embroidery bersama mempunyai metode memilin, yang berlainan merupakan metode menaruh benang bantunya serta perlengkapan tolong yang dipakai. Bordir sisir memakai sisir, sedangkan french embroidery memakai jarum pentul( ataupun needle embroidery).

Jadi, mungkin bordir sisir merupakan pengembangan yang berawal dari Prancis juga pula terdapat. Ataupun bisa jadi, sebab Prancis serta Belanda sedang dalam satu daratan Eropa, kedua seni sulamnya mempunyai ketertarikan ataupun pertemuan. Kemudian dibawa dari Belanda serta bertumbuh di Indonesia, bisa jadi saja bukan?

Hingga dikala ini, mungkin besar cuma 2 novel buatan Bunda Ira serta Bunda Ninoek seperti itu novel bimbingan serta ilustrasi buatan buatan spesial bordir sisir yang telah dicetak serta terhambur di Indonesia. Cinta sekali buku- buku inipun telah tidak cap balik lagi. Bukan cuma minimnya novel buatan bordir sisir, memo lain mengenai seni bordir sisir ini pula sulit ditemui. Mayoritas cuma narasi serta uraian dari mulut ke mulut, dari angkatan ke angkatan berikutnya. Tidak hanya bersumber pada memo di novel Bunda Ira serta Bunda Ninoek, asian sekali aku menemukan peluang dapat berlatih mengenai bordir sisir dari Bunda Nunuk serta pengalaman dia.

 Baca Juga : Pengertian Aliran Impresionisme

Bordir sisir merupakan peninggalan tempo dahulu yang ialah bordir sangat jarang, menawan, khas Indonesia. Bordir sisir ialah peninggalan yang pantas dilestarikan oleh anak, cucu, cicit. Wawasan bordir sisir yang bertambah sangat jarang haruslah dilestarikan oleh kita seluruh. Tidak cuma untuk nenek- nenek serta ibu- ibu yang telah tidak belia lagi, tetapi ini kewajiban kita bersama. Terdapat banyak sekali upaya identifikasi serta pelanggengan bordir sisir. Melangsungkan workshop bordir sisir serta membuka kategori keahlian semacam yang dicoba oleh Bunda Nunuk salah satu ilustrasinya. Kedepannya diharapkan bersemangat warga buat menjajaki workshop ataupun kategori keahlian spesialnya Ibu- ibu, serta anak muda gadis terus menjadi bertambah. Publikasi buku- buku terkini ataupun cap balik novel buatan bordir sisir pula bisa jadi salah satu upaya. Novel tidak cuma buat alat penataran saja, buku- buku ini pula dapat menaikkan memo serta pemilihan bordir sisir. Tidak hanya itu, di masa saat ini dengan kecekatan data yang bertambah kilat serta mutahir ini pasti amat dapat kita memakai buat memberi banyak perihal. Alat sosial yang dekat dengan angkatan kita semacam Facebook, Web, Instagram dapat kita maanfaatkan selaku alat bimbingan serta identifikasi bordir sisir yang lebih besar. Menggunakan youtube buat memposting bimbingan bordir sisir sekalian selaku pemilihan visual pula dapat kita dicoba. Paling utama amat diharapkan andil kita selaku anak belia, salah satunya dalam menghasilkan alat sosial selaku media yang pas. Gimana bordir sisir senantiasa dapat populer di masa kesejagatan, gimana bordir sisir senantiasa dapat diketahui dari angkatan ke angkatan. Sebab seni, wawasan keahlian bukan cuma kepunyaan angkatan bunda, nenek, ataupun buyut- butut kita. Tetapi pula ialah peninggalan serta wawasan keahlian yang butuh kita penghargaan melalui melestarikan serta mempelajarinya.

8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui
Artikel Seni

8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui

8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui – Mungkin, kita sering mendengar kata menyulam. Padahal, aktivitas ini biasanya sudah dilakukan oleh nenek atau ibu kita sejak lama, atau mungkin Anda sudah mencobanya sejak kecil. Selama #dirumahaja, Anda bisa memilih nyulam untuk mengisi waktu luang. Apakah kamu tertarik? Meski istilah “menyulam” terdengar ketinggalan zaman, tidak ada salahnya mencoba melakukan kegiatan ini.

8 Teknik Menyulam Yang Harus Kamu Ketahui

 Baca Juga : Persiapkan Alat Dan Bahan Ini Ketika Akan Belajar Menyulam

superziper – Pada tahap awal belajar menyulam, Anda mungkin merasa kesulitan pada awalnya. Tetapi jika Anda mencoba hal-hal baru dengan giat dan mempelajarinya dengan cermat, mengapa tidak? Apalagi jika sulaman Anda cantik dan banyak peminatnya, maka Anda bisa membawanya ke pasaran. Apalagi sekarang, Anda bisa belajar menyulam dari mana saja, baik itu belajar tutorial maupun mencari informasi tentang menyulam.

Saat sebelum kalian mulai menekuni metode menyulam, berarti untukmu mengenali apa itu menyulam.  merupakan sesuatu metode keahlian yang dipunyai oleh seorang dalam menuangkan kreativitasnya dalam menghasilkan

alat kerajinan yang berupa lukisan ataupun pola yang ada pada kain selaku perias buat membagikan suatu opini estetik pada bagian kain.

Pastinya selaku seseorang pendatang baru buat menyulam kalian wajib menyiapkan materi- materi buat membordir semacam: jarum, gunting, benang bordir, kain, pita buat riasan diatas kain, embroidery hoop( bundaran kerawang) yang dipakai buat pengetat atau mengencangkan sulaman supaya lebih gampang serta hasil sulaman tidak mengkerut serta pastinya pensil dipakai buat menolong kalian membuat pola supaya lebih apik.

Sehabis kalian mempersiapkan materi- materi yang diperlukan, ayo ikuti 8 metode yang wajib kalian tahu dikala menyulam.

1. Running Stitch

Running stitch ataupun tikam jelujur ialah metode membordir dasar. Metode ini dicoba dengan metode memasukkan jarum masuk serta pergi dengan jarak yang tertib. Kalian bisa menata pola dengan pensil terlebih dulu supaya nampak lebih apik. Umumnya metode ini dipakai buat membordir bermacam benda semacam sarung alas, gordin, serta dasar meja.

2. Cross stitch

Cross stitch ataupun tikam silang merupakan metode yang sangat gampang buat pendatang baru. Dengan metode ini, kalian hendak membuat graf X pada kain. Tikam silang ialah metode yang gampang dipelajari serta umumnya pula dipakai buat menghias semacam alas meja meja yang menaikkan opini serta corak yang istimewa pada sulaman. Cross stitch merupakan tikam sulaman tertua.

3. Stem stitch

Stem stitch( tikam tusukan jejak) ialah metode yang menyamai wujud batang serta metode ini mendekati dengan tikam jelujur tetapi metode lebih rapat. Metode bordir ini kerap dipakai pada buat membordir dataran pada kain, buat membuat garis pipih yang dipakai buat membuat bunga serta batang tumbuhan. Jahitan batang gampang dipakai dalam membuat garis atau membengkok alhasil sesuai buat konsep sulaman semacam membuat pola kupu- kupu pada batang stitch.

4. Chain stitch

Chain stitch ataupun diketahui dengan tambour stitch atau

the poin de chainette dimana pola ini hendak menyamai wujud kaitan. Tikam kaitan berikan keelokan tertentu dimana satu garis bisa berikan banyak komposisi pada garis yang mana bisa memuat konsep pada sulaman.

5. French knot

French knot ataupun tikam simpul ialah metode yang menyamai wujud titik. Metode ini pula bermanfaat buat meningkatkan komposisi ke tiap konsep pada sulaman supaya lebih estetik. Metode ini terbuat dengan membelitkan benang di dekat jarum serta memasangnya kembali di titik di mana beliau timbul lewat kain alhasil membuat semacam bulatan.

6. Feather Stitch

Feather stitch ialah metode sulaman yang terbuat dari jahitan terbuka yang dililitkan dengan cara bergantian ke kanan serta kiri rusuk tengah. Metode ialah metode dasar dalam membordir serta dipakai buat membuat garis pinggir ataupun tikam pada bordir dataran. Metode umumnya baik buat meningkatkan konsep pada busana, alas meja meja atau rok serta dapat pula ditambahkan pita selaku riasan di pinggirnya.

 Baca Juga : Pengertian Aliran Impresionisme

7. Lazy Daisy

Metode ini menyamai wujud bunga. Metode ini pula diketahui selaku tikam kaitan yang terpisah. Lazy daisy ialah tikam simpel buat membuat bunga yang digabungkan dalam satu garis buat membuat chain stitch, ataupun bertugas dengan cara perseorangan buat membuat daun. Jahitan dengan corak berupa bunga ini bisa menaikkan opini tertentu bila diterapkan pada handuk tangan, sarung alas, selimut, selendang, serta busana kanak- kanak.

8. Woven spider Wheel

Metode ini ialah salah satu metode yang menarik sebab hasil kesimpulannya menyamai jaring galagasi yang cocok dengan namanya. Tipe tikam ini bisa kalian maanfaatkan buat membuat konsep bunga mawar. Kalian pula bisa memuat bagian tengahnya dengan dengan french knot buat membuat bunga yang nampak lebih baik serta kesannya lebih estetik.

Rahasia Metode Menyulam untuk Hasil yang Keren
Artikel Blog

Rahasia Metode Menyulam untuk Hasil yang Keren

Rahasia Metode Menyulam untuk Hasil yang Keren – Ungkapkan rahasia cara menyulam efek indah. Sulaman merupakan suatu teknik membuat kerajinan tangan di atas kain dengan gambar atau pola yang tujuannya untuk menghias kain agar lebih menarik. Sedikit berbeda dengan menjahit, sulaman memerlukan teknik khusus agar sulaman terlihat bagus. Sulaman sebenarnya bisa menggunakan mesin jahit atau perkakas lain, tapi kalau kita melakukannya dengan tangan, itu bagus.

Rahasia Metode Menyulam untuk Hasil yang Keren

 Baca Juga : Teknik Dasar Menyulam

Alat yang digunakan

superziper – Semacam perihalnya melekatkan, perlengkapan dasar yang kita butuhkan buat membordir merupakan jarum serta benang. Itu ialah perlengkapan penting yang wajib terdapat. Supaya hasilnya lebih baik membordir memakai tangan menginginkan perlengkapan yang diucap selaku uraikan ataupun widangan. Perlengkapan ini merupakan 2 barang berupa bundaran yang mempunyai dimensi yang berlainan. Guna uraikan ataupun widangan merupakan buat menjepit serta mengencangkan kain yang hendak disulam. Tujuannya supaya kain tidak kusut dikala kita membordir serta hasil sulaman kita apik serta tidak mengkerut. Tidak hanya ketiga perlengkapan itu, kalian pula dapat memakai sebagian perlengkapan yang lain buat hasil yang lebih maksimum. Buat mengenali perlengkapan perlengkapan apa saja yang diperlukan buat membordir, kalian dapat baca postingan selanjutnya:

Cara Menyulam Teknik Hias

Semacam yang telah saya tuturkan mulanya, membordir menginginkan metode metode spesial supaya hasilnya lebih baik. Kalian butuh mengerti gimana metode membordir dengan bagus memakai bermacam metode. Metode membordir ini merupakan metode tikam mempercantik. Dikenal tikam mempercantik sebab metode ini memakai metode membordir dengan menusuk dengan tujuan menghias. Metode ini tidak cuma dapat dipakai buat membordir, kalian pula dapat memakai metode membordir ini buat kerajinan yang berkaitan dengan menghias memakai tikam yang lain. Kalian butuh buat menguasai metode dasar ini saat sebelum memandang bermacam bimbingan membordir yang terdapat di internet. Ok langsung saja ini merupakan rahasia metode membordir supaya hasilnya baik:

1) Tusuk Jelujur

Tikam Jelujur merupakan metode yang simpel yang kerap dipakai orang. Metode membordir benang ini dipakai pula dalam melekatkan buat mengaitkan 2 kain ataupun lebih. Tikam Jelujur dapat dicoba dengan metode menikamkan jarum ke kain sebagian kali dengan jarak khusus. Wujud hasil jadi dari tikam jelujur ini merupakan garis putus putus.

2) Tusuk Tikam Jejak

Metode membordir ini menciptakan semacam garis yang tidak putus dari atas. Metode ini dapat kalian maanfaatkan bila kalian membuat riasan dengan wujud garis lurus yang tidak putus. Metode tikam tusukan jejak merupakan metode membordir dengan memasukkan jarum ke dasar kain setelah itu ditarik ke atas serta ditusukkan ke dasar lagi ke posisi dini.

3) Tusuk Feston

Metode membordir memakai metode tikam feston ini lebih kompleks dibandingkan 2 tikam tadinya. Tikam feston ini terbuat dengan metode menikamkan jarum ke 2 arah ialah lurus serta mendatar sampai membuat semacam pagar. Tikam feston ini umumnya dipakai buat melekatkan bagian tepi kain ataupun materi dengan tujuan menghias. Tidak hanya itu tikam ini pula dapat dipakai buat mencampurkan 2 bagian kain dengan tujuan membuat barang 3 format. Tidak hanya buat membordir, metode ini pula dipakai dalam kerajinan lain semacam kerajinan flanel. Tujuannya serupa ialah buat mencampurkan 2 materi dengan metode menjahitnya di bagian pinggir materi.

4) Tusuk Silang

Cocok namanya tikam silang dipakai dengan metode menyilangkan benang membuat graf x. Metode membordir memakai metode ini telah biasa dipakai oleh para penyulam yang membuat sulaman buat riasan busana, perabotan rumah ataupun riasan bilik. Buat polanya sendiri dapat kalian amati di novel pola atau corak tikam silang ataupun kalian pula dapat kreasikan sendiri. Metode membuat tikam silang ini merupakan dengan membuat tikam dari kiri atas setelah itu tusukkan dengan arah miring ke arah kanan dasar. Setelah itu masukkan lagi dari dasar sisi kiri atas alhasil membuat garis miring. Ulangi tahap itu dengan membalik arahnya, sampai membuat graf x.

5) Tusuk Batang

eknik Membordir yang kelima merupakan tikam batang. Tikam ini terbuat dengan metode menjahitnya dengan tahap mundur. Jahitanya betul yang mundur bukan orangnya, heheh^_^. Simpelnya kalian dapat membuat tikam batang ini dengan melaksanakan tikam miring yang berhimpitan.

Ialah tikam yang metode menjahitnya dengan tahap mundur serta menyangkutkan separuh dari dimensi tikam yang tiap- tiap silih berhimpitan. Tikam ini dapat pula dipakai buat riasan.

6) Tusuk Pipih

Tikam ceper merupakan metode membordir dengan menikamkan jarum ke kain dengan wujud lurus serta terbuat teratur semacam di lukisan. Metode Membordir dengan tikam ceper ini kerap dipakai oleh pengrajin buat membuat wujud. Betuk yang kerap di untuk dengan memakai tikam ceper merupakan wujud daun, bunga, batin, serta serupanya.

7) Tusuk Rantai

Dari mari mulai kira- kira kompleks nih. Tikam kaitan merupakan salah satu metode membordir yang membuat semacam kaitan. Triknya merupakan memasukkan jarum dari dasar ke atas setelah itu membuat bundaran serta ditusukkan ke tempat benang yang dilingkarkan pada jarum. Metode ini dicoba kesekian serta menyambung sampai membuat semacam suatu kaitan tikam ini digunakna pula buat membuat riasan yang mempunyai opini kokoh. entuk daun, bunga, batin, serta serupanya.

Baca Juga : Memahami Aliran Romantisisme 

8) Tusuk Flanel

Tikam Flanel merupakan tikam yang dipakai buat melekatkan kelipat pada pinggiran pakaian ataupun celana. Tujuannya buat memadukan 2 materi supaya berpadu dengan kokoh serta tidak gampang bebas. Tikam Flanel ini hendak menciptakan semacam 2 wujud bersilangan di atas serta di dasar. Tetapi pada bagian luar nampak cuma tusuk- tusuk latar saja. Metode membuat tikam flanel dengan menusuk mundur setelah itu turun ke dasar. Setelah itu tikam jarum ke kanan setelah itu mundur lagi, tikam ke atas serta berikutnya. lanjutkan sampai hingga pada bagian pinggir.

9) Tusuk Rol Tegak

Serupa semacam tikam flanel, tikam rol berdiri ini pula dipakai buat mencampurkan 2 materi. Wujudnya nampak semacam cuma garis berdiri yang berbanjar tetapi nampak miring. Metode memakai tikam rol berdiri ini lumayan gampang. Cuma dengan memasukkan jarum ke kain serta mengeluarkannya di sisi kiri atas ataupun kanan dasar. Jalani lalu sampai membuat semacam garis berdiri yang berbanjar.

Teknik Dasar Menyulam
Blog

Teknik Dasar Menyulam

Teknik Dasar Menyulam – Bordir merupakan salah satu metode mengolah bahan benang menjadi kain yang lebih indah. Sulaman berasal dari kata “ngabordel” dalam bahasa Dan yang artinya menghiasi kain dengan benang berwarna. Teknik dasar sulaman mirip dengan teknik dasar tenun lepas yaitu renda. Sulaman tangan lebih dihargai daripada sulaman mesin, karena teknik tertentu tidak dapat ditiru oleh mesin.

Teknik Dasar Menyulam

 Baca Juga : Sejarah Perkembangan dan Proses Pembuatan Sulaman Karawo Khas Gorontalo

superziper – Selain menikmati reputasi besar di luar negeri, sulaman juga dikenal luas di seluruh dunia, disebut sulaman. Menurut kategori bahannya terdapat beberapa jenis divisi bordir, yaitu:

Sulam pita (jahitan bordir)

Pita selaku materi dasar membordir telah populer semenjak era ke- 17. Membordir memakai materi dasar pita memiliki sebagian julukan ialah Embroidery Stitch serta Ribbon Embroidery. Perbandingan membordir dengan pita serta membordir dengan lazim ada pada materi serta polanya. Bordir pita sendiri terdiri dari 2 tipe gerakan bersumber pada asalnya, ialah:

Sulaman pita Jepang

Sulaman pita dari negara bunga sakura ini tidak berlainan jauh dengan sulaman pita

pada biasanya. Satu-satunya perbedaan adalah bahan pita. Pekerjaan sulam pita Jepang biasanya dicoba pada kosmetik setiap hari. Metode dasar membordir pita yang dipakai bordir pita jepang merupakan french knot, flying stitch, serta chain knot. Uraian hal metode dasar membordir itu hendak dipaparkan di bagian selanjutnya.

Sulam Pita Eropa

Sulaman pita Eropa sangat kontras dengan sulaman pita Jepang. Ketidaksamaanya ada pada ceruk kegiatan yang dipunyanya. Cara diawali dari merangkai pita terlebih dulu kemudian dieratkan. Sehabis itu terkini disulam pada produk yang di idamkan, perbedaannya ada pada tahap dini pengerjaannya. Sulaman pita Eropa memakai pita tipe Organdi. Hasil dari sulaman pita Eropa diantara lain merupakan corsage, riasan bilik, riasan tas, busana, serta lain- lain.

Sehabis mengenali tipe- tipe alirannya, berikutnya merupakan penataran prosesnya. Selanjutnya cara pengerjaan pita bordir:

1. Jahitan belakang

Teknik dasar jarum sulam adalah sulaman sederhana. Tujuan dari bahan ini adalah menggunakan dua pita sekaligus. Biasanya digunakan untuk menggambar atau menulis. Metode dasar pola jahitan belakang adalah:

Tarik jarum ke titik A, lalu masukkan jarum ke titik B di sebelah kanan titik A.
Tarik jarum ke titik C di sisi kiri titik A, dan tusuk di titik A.
Ulangi pekerjaan dari kanan ke kiri hingga desain yang diinginkan tercapai.

2. Stem Stitch

Pemakaian metode dasar membordir pita stem stitch dipakai buat membuat cabang, batang, anak cabang bunga, serta daun. Cocok namanya, stem yang ialah bahasa Inggris yang berarti batang. Berkut metode memakai metode dasar membordir stem stitch:

Tahap awal, tikam jarum dari dasar serta raih jarum keatas dataran kain di titik A.

Sehabis itu tikam jarum di titik C serta keluarkan di tiik B( ditengah- tengah antara titik A- C).

Raih jarum dengan bagus sampai rapat tercipta satu sulaman.

Tikam jarum di titik terkini ialah titik D( Dekat 1 centimeter dari B), serta dikeluarkan pada titik C.

Raih jarum kembali, hingga hendak tercipta 2 sulaman.

Lanjutkan dengan metode yang serupa hingga membuat jauh yang di idamkan.

3. Feather Stitch

Metode dasar membordir Feather Stitch bermanfaat buat membuat cantik susunan bunga dengan membuat ranting- ranting. Materi yang dipakai metode dasar membordir ini merupakan pita sati ataupun organdi berkuran 1 atau 8 inci. Selanjutnya metode membuat pola Feather Stitch:

Mulai dengan menarik benang di titik A. Setelah itu menusuk jarum di titk B, posisi titik sekelas dengan titik A

Menghasilkan jarum pada titik C. Raih jarum sampai sulaman yang tercipta menyamai graf V.

Menikamkan jarum di titik D yang letaknya sekelas dengan titik C, serta keluarkan di titik E.

Raih jarum kembali sampai tercipta graf V yang beralih ke arah kanan

Tusukkan kembali pada titik F yang letaknya sekelas dengan titik E serta keluarkan jarum di titik Gram.

Raih jarum kembali sampai tercipta graf V yang beralih ke arah kiri

Lanjutkan sampai membuat konsep yang di idamkan

4. French Knot

Pola French Knot amat populer hendak gunanya yang membuat bunga mimosa ataupun bunga lain yang berupa bundar. Metode dasar membordir ini serupa semacam Feather stitch, memakai pita sati berdimensi 1 atau 8 inci. Metode membordir dengan French Knot, ialah:

Diawali dengan menarik pita kepermukaan kain.

Membuat simpul dengan pita serta masukkan jarum dalam simpul.

Raih sampai jarum dengan akrab alhasil pita terikat.

Tusukkan jarum kebawah kain sembari menahan pita dengan tangan kiri supaya jalinan( knot) senantiasa cepat.

5. Straight Stitch

Membuat metode dasar membordir Straight Stitch amat simpel. Materi yang dipakai pola ini merupakan dengan pita yang berdimensi 1 atau 4 inci. Selanjutnya metode buat mempraktikkan pola straight stitch:

Awal, jaruk ditarik ke dataran kain titik A.

Sehabis itu tikam kembali pada titik B.

Atur posisi pita dengan apik alhasil satu kelopak tercipta.

Ulangi, raih kembali jarum pada titik A.

Tikam jarum pada titik C, alhasil 2 kelopak tercipta dengan posisi berlainan.

Ulangi tahap sampai membuat kelopak cocok konsep yang diinginkan

Bila telah berakhir hingga ikat sulaman, serta jadilah sekuntum bunga.

6. Ribbon Stitch

Metode dasar meyulam Ribbon Stitch memakai pita organdi yang berdimensi 1 atau 2 inci. Serupa dengan straight stitch, tujuan ribbon stitch merupakan membuat sulaman bunga. Perbedaannya ada pada perlengkapan yang dipakai, ialah jarum serta besi tajam. Selanjutnya ialah metode buat melaksanakan Ribbon Stitch, ialah:

Tusukkan besi tajam kemudian raih pita ke dataran pada titik A.

Menikamkan besi tajam pada pita serta kain, lebih persisnya pada tempat jarum hendak ditusukkan. Sehabis itu tusukkan jarum pada antara yang ditusuk besi tajam( titik B).

Raih kebawah jarum alhasil ujungnya membuat bulatan yang bagus.

Pita kembali ditarik pada titik A ataupun bersebelahan dengan metode yang serupa semacam membuat sulaman awal. Atur wujud kelopak cocok yang kita mau dengan tangan kiri, sehabis itu jarum kembali ditusukkan pada titik C.

Raih jarum sampai membuat akhir cocok yang kita mau. Ulangi, alhasil membuat 5 kelopak bunga.

7. Lazy Daisy

Metode dasar membordir Lazy Daisy memakai pita organdi dimensi 1 atau 4 inci. Daisy semacam yang dituturkan, hasil pola ini hendak membuat bunga daisy. Selanjutnya metode buat buatnya:

Menarik jarum dipermukaan kain di titik A.

Jarum kembali ditusuk pada titik A serta raih ke dasar sampai membuat bundaran dengan dimensi cocok yang di mau.

Jarum ditarik kembali pada titik B, di akhir bulatan bunga.

Sehabis ditarik hingga tusukkan lagi diatas titik B, semacam mengikat akhir bulatan. Raih jarum hingga membuat kelopak bunga.

Ulangi metode itu serta untuk kelopak bunga yang lain.

Ulangi kembali sampai membuat 5 kelopak, hingga hendak tercipta bunga daisy.

8. Spider Website Rose

Metode dasar membordir Spider Website Rose memakai pita yang dirangkap. Pemakaian pita itu dipakai buat membuat rongga- rongga tiap simpulnya, membuat semacam petarangan galagasi. Materi yang dipakai merupakan pita Organdi dimensi 1 atau 8 inci pula memakai benang.

Awal 2 lubang kecil terbuat pada titik B. Pada lubang itu, masukkan benang diantara kedua lubang dengan betul. Setelah itu jarum ditusukkan dengan berkedut pada titik A ialah pusat kerangka.

Jarum ditarik pada titik C kemudian ditusukkan kembali pada titik A, kurang lebih 1 centimeter dari titik C, sehabis itu simpul dilonggarkan. Ulangi dengan metode menarik jarum pada titik D. Menuntaskan sulaman terakhir.

5 garis sulaman sudah tercipta semacam petarangan galagasi yang longgar. Berikutnya untuk tusukkan kecil dibagian dasar kain pada akhir jahitan. Ikatkan benang 2 kali diantara tusukkan itu.

Dekat pusat kerangka, raih pita itu. Putarkan pita dengan arah jarum jam. Putar dengan pola pita diatas serta dibawah dengan cara bergantian. Putar lalu hingga simpulnya mengitari kerangka.

Ulangi hingga menutupi bagian yang lain. Selesaikan serta bunga dengan metode dasar membordir spider website rose sudah tercipta.

Baca Juga : Memahami Aliran Romantisisme 

9. Leaf Stitch

Metode dasar membordir Leaf Stitch memakai pita organdi dimensi 1 atau 8 inci. Metode buatnya merupakan:

Jarum ditarik pada akhir daun pada lukisan kain. Jalani pola straight stitch buat bagian akhir daun.

Sehabis itu jarum ditarik pada titik A kemudian ditusukkan pada titik B. Kemudian jarum ditarik kembali pada titik C

Terakhir, dengan mengikat cincin pita, masukkan jarum ke titik D, yang sedikit lebih rendah dari titik C.

Ulangi hingga membuat selembar daun. Corak daun dengan metode leaf stitch sudah tercipta.

Sejarah Perkembangan dan Proses Pembuatan Sulaman Karawo Khas Gorontalo
Seni

Sejarah Perkembangan dan Proses Pembuatan Sulaman Karawo Khas Gorontalo

Sejarah Perkembangan dan Proses Pembuatan Sulaman Karawo Khas Gorontalo – Fakta membuktikan bahwa Gorontalo memiliki kerajinan yang sangat istimewa yaitu wujud Carava, di antara sekian banyak khasanah budaya yang ada di Indonesia. Salah satu alasan utama karava ini disebut sebagai kerajinan tangan istimewa adalah karena keunikan motif dan teknik pembuatan karava.

Sejarah Perkembangan dan Proses Pembuatan Sulaman Karawo Khas Gorontalo

 Baca Juga : Persiapkan Alat Dan Bahan Ini Ketika Akan Belajar Menyulam

Arti Sulaman Karawo

superziper – Karawo bisa didefinisikan selaku suatu produk seni adat khas provinsi Gorontalo yang mempunyai angka seni amat besar sebab terbuat lewat cara penyulaman buku petunjuk yang amat kompleks. Dengan corak yang bermacam- macam tidak bingung bila karawo ini jadi kerajinan tangan harapan di wilayah Gorontalo.

Dimungkinkan untuk merancang, mengiris, dan menghilangkan bagian tertentu dari serat tekstil untuk membentuk bidang dasar dan menjahit kembali serat tekstil yang ditarik untuk membentuk prinsip dasar pembentukan hiasan Karawopada bahan tekstil itu sendiri. Pola tertentu.

Apalagi dalam proses perancangan, ketrampilan membuat kesenian Karava hanya dikuasai oleh wanita yang telah diwariskan secara turun-temurun sejak zaman Kerajaan Gorontalo. Oleh karena itu, produksi seni Callaway sering dianggap sebagai simbol subordinasi perempuan Gorontalo.

Sejarah Sulaman Karawo

Memo asal usul mengatakan seni mokarawo ataupun membuat kain kerawang di Gorontalo sendiri kabarnya telah terdapat semenjak tahun 1600- an jauh saat sebelum Belanda berdaulat di area itu persisnya pada tahun 1889. Kerajinan ini ditengarai timbul dari daya cipta perempuan di Gorontalo buat memuat durasi senggang.

Dari yang awal mulanya cuma digarap selaku profesi sambilan, kerajinan karawo malah sanggup bertumbuh dengan cara energik dari durasi ke durasi. Sulaman inipun umumnya diterapkan pada busana perempuan, pakaian koko laki- laki, rukuh, kerudung, pouch, sapu tangan, alas meja meja, dasi serta lain serupanya.

Campuran corak karawo dengan bermacam warna benang yang dipadukan pada materi kain yang pas tidak cuma menciptakan sulaman kerawang yang baik serta menawan, namun lebih dari itu dalam tiap corak yang diperlihatkan pula ada angka adat yang ialah karakteristik khas wilayah Gorontalo.

Jenis-jenis bordir Karawo

Bersumber pada rupanya ada 2 kerajinan tangan khas Gorontalo yang diketahui sampai dikala ini ialah berbentuk karawo manila serta karawo ikat.

1. Manila Carabo

Manila Karawo dibuat dengan mengisi benang bordir secara berulang-ulang berdasarkan pola yang ada. Sulaman karawo manila ini banyak dijual di pasaran dan mudah ditemukan pada tekstil yang akan dijadikan pakaian, baju kerja dan pakaian pesta.

2. Karavo Ikat

Pembuatan ikat karawo dilakukan dengan mengikat bagian-bagian bahan yang telah diiris tipis-tipis dan diulirkan sesuai dengan pola yang dibuat. Sulaman ikat Karawo jenis ini biasa digunakan sebagai bahan untuk taplak meja, sarung bantal dan sarung kursi.

Perkembangan Sulaman Karawo

Jika ditengok lebih jauh, dinamika perkembangan seni rupa Karawo pada prinsipnya akan melalui berbagai tahapan dan didukung oleh berbagai faktor yang saling mempengaruhi. Berikut pembahasan selengkapnya mengenai tahapan perkembangan seni musik dan berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan seni musik.

1. Sebagai Aktivitas Berkesenian

Kehadiran sulaman karawo selaku keelokan konvensional awal mulanya tidaklah diniatkan buat kebutuhan menguntungkan ataupun jadi suatu bukti diri adat semacam yang diketahui saat ini, tetapi seni karawo ini malah timbul dari daya cipta orang.

Fakta kalau kerajinan karawo ini merupakah hasil dari kegiatan berkesenian ialah:

Pembuatan seni karawo umumnya cuma dicoba selaku pengisi durasi senggang untuk kalangan perempuan sehabis mereka menuntaskan profesi utama.

Tidak ditemui terdapatnya gejala ataupun jejak- jejak seni karawo dalam kehidupan kalangan adiwangsa Gorontalo, bagus pada busana ataupun barang yang lain.

Seni karawo timbul dari golongan warga pedesaan dalam bagan penuhi keinginan pokok ialah buat memperoleh faktor keelokan.

2. Sebagai aktivitas kebiasaan

Seni karawo tidaklah tercantum ke dalam tipe keelokan konvensional yang ikut serta langsung buat mensupport penerapan aktivitas adat- istiadat Gorontalo, tetapi seni karawo mempunyai kemampuan buat mensupport kelestarian adat.

Salah satu kemampuan seni karawo dalam mensupport adat merupakan kerumitannya dalam cara pengerjaannya yang membutuhkan intensitas, ketabahan, akurasi serta durasi yang lama.

Kemampuan inilah yang digunakan buat menghalangi pergaulan para wanita di luar rumah supaya senantiasa dalam pengawasan orang tuanya.

3. Sebagai Komoditas

Pengusaha Tionghoa yang tinggal di Gorontalo menjadi yang pertama menyadari potensi seni Karavaf sebagai komoditas. Dari situlah karawo yang semula diproduksi hanya sebagai bentuk ekspresi seni pribadi, lambat laun mulai diperdagangkan.

Perkembangan seni rupa sebagai komoditi seni rupa telah melahirkan profesi baru yaitu perancang pola-pola carava yang secara khusus merancang pola-pola seni rupa agar tampil di atas kain.
Munculnya industri perancang pola seni Carava merupakan faktor internal yang sangat menentukan perkembangan seni Carava selanjutnya.

4. Sebagai Simbol Identitas Budaya

Timbulnya motif- motif lokal Gorontalo yang banyak dengan angka adat berkesempatan buat menghasilkan seni karawo selaku bukti diri adat kaum Gorontalo. Dalam kondisi ini kehadiran seni Karawo tidak saja dimaknai selaku barang namun pula selaku ikon bukti diri adat.

Timbulnya seni karawo selaku ikon bukti diri serta keelokan khas Gorontalo menemukan sambutan yang hangat serta sokongan besar dari warga, paling utama di golongan anak belia.

Ketenaran serta rasa besar hati warga Gorontalo kepada seni karawo memunculkan optimisme yang kian kokoh untuk para pekerja seni karawo, sebab pekerjaan serta kreativitasnya merasa dinilai serta diperlukan.

Adanya motif- motif seni karawo yang dikreasi dari ikon- ikon lokal itu, tentu hendak menaikkan ciri seni karawo alhasil memantapkan citranya selaku bukti diri adat kaum Gorontalo.

 Baca Juga : Memahami Aliran Romantisisme 

5. Sebagai Budaya Massa

Seni karavo hadir sebagai identitas budaya budaya Gorontalo yang memiliki keunikan dan bentuk yang beragam, yang membuat masyarakat dan pemerintah Gorontalo merasa berkewajiban untuk mengembangkan dan memanfaatkan kesenian Karavo dalam berbagai kegiatan yang berskala lebih besar.

Salah satu kegiatan penting yang mewakili perkembangan dan promosi seni Callaway secara besar-besaran adalah penyelenggaraan Callaway Festival yang biasanya diadakan pada akhir tahun dalam bentuk Karnaval, Kontes Foto Callaway, dan mengikuti Caraway. kompetisi tema.

Pembuatan Sulaman Karawo

Kain bordir karawo memanglah bukan kain bordir lazim sebab tingkatan kesusahan buat buatnya dapat dibilang amat besar serta membutuhkan akurasi dan intensitas luar lazim dari pembuatnya. Memerlukan durasi 10 hari apalagi sebulan buat membuat satu produk sulaman dengan corak besar.

Terpaut dengan cara produksinya, dalam pembuatan sulaman karawo sendiri sekurang- kurangnya dibutuhkan 3 pengrajin perempuan yang ikut serta buat melaksanakan kewajiban yang berbeda- beda.

Orang awal bekerja membuat pola yang dimulai digambar di atas kertas.

Berikutnya dengan membiasakan pola di kertas, orang kedua bekerja selaku pengiris ataupun pengurai benang pada materi kain yang hendak terbuat bordir karawo.

Terakhir orang ketiga bekerja selaku penyulam materi kain yang telah diurai benang- benangnya.

Profesi terberat dalam membuat kerajinan karawo ada di bagian pengiris ataupun pengurai benang, sebab membutuhkan tingkatan akurasi serta intensitas tertentu supaya tidak memunculkan kekeliruan sedikitpun. Terus menjadi lembut tipe kain semacam kain sutra, tingkatan kesusahan pengiris ataupun pengurai kian berat.

Bersumber pada urutannya, jenjang pengerjaan sulaman karawo khas Gorontalo ini dengan cara biasa bisa dikelompokkan jadi sebagian langkah, ialah berbentuk penentuan materi kain, pembuatan konsep, langkah sayat cabut benang, membordir serta cara finishing.

Persiapkan Alat Dan Bahan Ini Ketika Akan Belajar Menyulam
Artikel Blog Media

Persiapkan Alat Dan Bahan Ini Ketika Akan Belajar Menyulam

Persiapkan Alat Dan Bahan Ini Ketika Akan Belajar Menyulam – Menyulam merupakan salah satu kegiatan untuk menghias media kain. Dalam proses penghiasan tersebut kain dihias dengan gambar atau pola tertentu. Kegiatan ini dimaksud untuk memberikan kesan keindahan pada kain sehingga menambah nilai estetisnya. Ada beragam teknik yang bisa digunakan dalam proses penyulaman. Hasil sulaman sendiri juga berbeda-beda seperti contohnya yaitu sulam datar, sulam timbul, dan sulam terawang. Untuk dapat melakukan proses penyulaman sendiri dibutuhkan beberapa alat dan bahan.

Berikut ini merupakan alat dan bahan yang harus dipersiapkan sebelum melakukan proses penyulaman, yaitu :

1. Rader dan Karbon Jait
Alat menyulam yang harus dipersiapkan yaitu rader dan karbon jahit. Antara rader dan karbon jahit sendiri memiliki keterkaitan satu dengan yang lainnya. Fungsi dari kedua alat sulam tersebut yaitu untuk mempermudah pembentukan pola di atas kain. Menggunakan kertas karbon yang berwarna-warni untuk memindahkan gambar ke atas media untuk menyulam. Penggunaannya cukup sederhana yaitu dengan meletakkan karbon di kedua sisi media menyulam kemudian menekan rader untuk membentuk pola tertentu.

2. Gunting
Alat menyulam yang tak kalah penting yaitu gunting. Gunting yang digunakan untuk menyulam diutamakan terbuat dari bahan logam. Hal ini akan mempermudah dalam proses pengguntingan kain ataupun untuk memotong benang. Sediakan gunting logam dalam berbagai macam ukuran mulai dari yang besar hingga yang kecil.

3. Jarum
Penggunaan jarum untuk menyulam sendiri disesuaikan dengan jenis kain dan benang yang digunakan untuk menyulam. Seperti misalnya yaitu jarum runcing yang biasanya lebih digunakan untuk menyulam berbagai macam sulaman bebas pada turunan polos. Sedangkan untuk pembuatan hiasan yang biasanya dilakukan pada kain strimin sendiri perlu menggunakan jenis jarum tumpul. Penggunaan jarum tumpul juga biasa digunakan pada hitungan hitungan tertentu ketika proses penyulaman. Selain itu siapkan juga jarum pentul yang bahannya terbuat dari logam dan plastik. Jarum pentul ini memiliki fungsi untuk mengaitkan antara motif dengan media penyulaman.

4. Benang
Bahan yang harus ada ketika akan menyulam yaitu benang. Pemilihan benang sendiri bisa disesuaikan dengan jenis media yang digunakan untuk menyulam. Karena nantinya penggunaan benang hias tersebut harus cocok dan sesuai dengan jenis kain yang digunakan. Seperti contohnya untuk menyulam kain yang tipis dan halus lebih cocok menggunakan jenis benang hias mouline. Benang tiara akan lebih cocok digunakan untuk menyulam kain yang memiliki bahan lebih tebal dengan pori-pori yang cukup besar. Kain yang digunakan untuk menyulam juga tidak sembarangan.

5. Kapur Jahit
Bahan yang perlu dipersiapkan untuk menyulam yang selanjutnya yaitu kapur jahit. Hampir sama ketika melakukan proses menjahit penggunaan kapur jahit ini bisa dimanfaatkan untuk membentuk garis pada media kain yang digunakan untuk menyulam. Hal ini akan mempermudah dalam proses penyulaman karena garis tersebut bisa menjadi di patokan dalam proses penyulaman.

6. Pendedel
Alat yang selanjutnya yaitu pendedel. Pendedel ini dapat digunakan ketika dalam proses penyulaman terdapat kesalahan. Maka menggunakan pendedel ini sulaman bisa dibongkar dan diulang kembali.

7. Pita Pengukur
Pita pengukur juga perlu dipersiapkan ketika akan menyelam. Fungsi dari meteran atau pita ukur ini yaitu untuk mengukur media kain yang akan digunakan untuk menyulam. Selain itu juga bisa digunakan untuk mengukur berbagai macam alat dan bahan yang lain.

8. Pemidangan
Alat yang tidak kalah penting dalam proses penyulaman yaitu pemidangan. Pada umumnya alat ini berbentuk bulat dan terbuat dari kayu. Fungsi dari pemidangan dalam proses penyulaman sendiri yaitu untuk mengencangkan kayu ketika proses penyulaman berlangsung. Dengan adanya pemidangan ini maka media kain tidak berkerut dan lebih rata sehingga mudah untuk disulam.

Itu tadi merupakan alat dan bahan yang perlu disiapkan ketika akan melakukan penyulaman. Jika anda binggung, dimana harus mencari dan membeli alat & bahan tersebut, maka kunjungilah situs yang menjual segala peralatan menyulam yang anda butuhkan. Dengan melakukan penyulaman sendiri dapat menuangkan kreativitas diri yang baik untuk pikiran. Selain menjadi hobi menyulam bisa menjadi salah satu peluang bisnis yang baik untuk kedepannya.

Tiga Jenis Bahan Yang Kerap Dipakai Saat Menyulam
Artikel Blog Media

Tiga Jenis Bahan Yang Kerap Dipakai Saat Menyulam

Tiga Jenis Bahan Yang Kerap Dipakai Saat Menyulam – Di era modern ini, kita kerap mendengar dengan kata menyulam. Apakah kalian tahu apa itu menyulam? Menyulam merupakan sebuah keterampilan dengan bermacam-macam cara dan teknik yang dimiliki oleh seseorang dalam membuat kekreativan yang dituangkan ke dalam bentuk media kerajinan baik itu berupa pola maupun gambar yang terdapat pada kain serta memiliki nilai estetik dan keindahan. Kerap kali kita mendengar kata menyulam ini baik itu pada gawai maupun pada pendidikan. Kegiatan seperti menyulam ini biasanya sering dilakukan oleh orang-orang dulu seperti nenek maupun ibu kita. Saat kita sekolah, kita diajarkan guru untuk praktik menyulam dan karena sudah lama tidak mencobanya kita menjadi lupa. Kegiatan menyulam ini bisa kita gunakan untuk mengisi hari libur maupun pada saat kita tidak ada kerjaan. Kegiatan ini membuat dan melatih kesabaran serta ketelitian kita. Tidak hanya itu, praktik menyulam ini membuat kreatifan dan inovatif kita meningkat.

Sebagian orang terlebih lagi bagi anak millennium, menyulam merupakan kegiatan yang kuno. Padahal, kegiatan ini mempunyai banyak manfaat. Tidak hanya melatih kreatif saja, praktek ini juga bisa menghasilkan duit. Apabila kita menyulam dengan sangat teliti dan menarik, hasil produk sulaman kita ini bisa kita jual ke teman-teman maupun orang terdekat kita. Menyulam memiliki banyak ragam dan jenisnnya. Dalam jenis sulaman ini, bahan yang dipakai terbagi menjadi 3 kategori yaitu :
• Sulaman benang
Kerajinan sulaman benang ini dapat kita temui di dalam kehidupan kita sehari-hari. Barang yang dihasilkan dari sulaman benang ini sangatlah bagus. Kerajinan sulaman benang merupakan sebuah karya seni yang menghiasi kain dengan bahan pokoknya benang. Teknik ini dilakukan secara dekoratif menggunakan banyak macam teknik tusukan yang membentuk gambar dan pola. Produk yang dihasilkan dari menyulam benang ini seperti kerudung, tas, dan pakaian. Jenis sulam ini masih termasuk teknik dasar dalam melakukan menyulam. Sebagian orang maupun pemula tentu sangat kesulitan dalam menyulam dengan teknik ini. Namun produk yang dihasilkan memanglah sangat bagus dan dapat kita jual.

• Sulaman mute-mute atau payet
Kerajinan ini merupakan hasil seni hias kain dengan berbahan dasar payet. Dalam membuat sulaman ini, bahan dan alat yang digunakan sangat berbeda dari sulaman biasanya. Tidak hanya itu, teknik yang dipakai juga tidak sama.

• Sulaman pita
Sulaman jenis ini banyak digemari oleh pemula. Sulam pita merupakan kerajinan sulam yang berbahan dasar pita dengan berbagai jenis, ukuran, dan variasi pita. Kerajinan jenis pita ini memiliki efek tiga dimensi karena hasil yang didapat timbul. Selain itu, produk yang dihasilkan ini lebih inovatif dan kreatif. Hal ini dikarenakan pita yang digunakan banyak ragam warna dan ukuran. Sulaman pita ini memiliki 2 aliran yaitu aliran jepang dan aliran eropa. Kerajinan sulaman pita aliran jepang ini berbahan dasar pita. Namun pita yang digunakan dalam aliran ini berbahan dasar satin. Teknik dalam membuat kerajinan ini sama seperti menyulam pada umumnya. Hasil produk sulaman pita jepang ini antara lain taplak meja, baju, maupun kotak tisu. Kerajinan ini dibuat memang sebagai hiasan. Sedangkan aliran pita eropa ini menggunakan pita organdi. Teknik dalam membuat sulaman pita ini cukup sulit jika dibandingkan dengan jenis aliran jepang. Dalam membuatnya, pita eropa ini dirangkai menjadi suatu pola ataupun bentuk lalu direkatkan ke kain. Setelah itu, jahitlah pita pola ke kain.

5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menyulam
Artikel Blog Media Seni

5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menyulam

5 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Menyulam – Menyulam merupakan salah satu teknik jahit tangan yang banyak digunakan untuk menghasilkan suatu motif atau bentuk hiasan tertentu. Adapun beberapa contoh motif atau ragam sulam yang biasa digunakan ialah bunga, kupu-kupu, daun dan berbagai bentuk lainnya. Beberapa motif tersebut memiliki teknik yang berbeda-beda dalam menjahitnya, terkecuali jika Anda menggunakan bentuk sesuai dengan keinginan atau selera Anda sendiri. Oleh sebab itu, penguasaan teknik dasar menyulam sangat penting untuk Anda kuasai sebelum menguasai brberapa teknik motif dan ragam bentuk lainnya. Selain itu, mempersiapakn bahan dan peralatan yang tepat juga termasuk salah satu upaya penting yang harus Anda lakukan sebelum memulai menyulam.

Adapun di bawah ini ialah beberapa hal yang harus Anda persiapkan terlebih dahulu sebelum memulai menyulam:

  1. Memilih jenis kain atau baju yang tepat digunakan untuk mrnyulam mengingat tidak semua jenis kain bisa dijadikan sebagai media sulam.
  2. Mempersiapakn bidangan atau pembidamg sulam yang sesuai dengan motif yang akan Anda bentuk. Pada umumnya pembidang tersedia dalam berbagai macam ukuran, mulai dari yang terkecil sampai terbesar sehingga Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan dan bentuk dari motif yang akan dibuat. Selanjutnya, jepit kain menggunakan pembidang tersebut dengan erat agar kain tidak mudah terlepas ketika proses menyulam sedang berlangsung.
  3. Menentukan motif apakah yang akan Anda sulam, jika diperlukan Anda bisa menggambar atau membuat sketsa motif terlebih dahulu pada media kain yang akan digunakan menggunakan pensil atau sejenisnya agar tidak mudah terhapus atau hilang.
  4. Menentukan blok warna pada bagian-bagian tertentu dalam motif yang akan disulam, seperti misalnya membedakan warna sketsa antara daun dan bunga ketika Anda menginginkan sulam motif tanaman. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan pemakaian benang ketika menyulam.
  5. Menentukan panjang benang sulam sesuai kebutuhan atau secukupnya saja mengingat benang yang terlalu panjang justru lebih mudah menyangkut.

Ke-5 poin di atas merupakan hal-hal yang harus Anda perhatikan sebelum mulai menyulam suatu ragam bentuk atau motif. Setelah itu, Anda bisa memulai menyulam dengan berbagai teknik atau ragam jahit yang anda kuasai. Mengenai jenis brnang dan jarum yang biasa digunakan tersedia dalam berbagai macam varian, mulai dari jarum yang berukuran kecil, sedang sampai besar sekalipun. Disamping itu, jenis benang sulam yang tersedia juga cukup beragam, mulai dari jenis, merk dan warna. Berbagai macam warna yang ada bisa Anda jadikan sebagai kombinasi yang nantinya akan memberikan keindahan pada sulaman Anda. Bahkan, terdapat juga ragam warna benang sulam gradasi yang bisa digunakan ketika Anda menginginkan warna gradasi pada motif tertentu seperti misalnya warna daun hijau muda yang memiliki gradasi sampai pada bagian ujungnya berwarna hijau tua.

Disamping ke-5 poin di atas, Anda juga bisa banyak belajar mengenai info menyulam melalui tutorial video yang saat ini dapat dengan mudah Anda akses melalui situs IDN Poker maupun situs internet lainnya. Dalam media tersebut, Anda bida sekaligus mengetahui mengenai teknik dan keperluan yang diguankan untuk menghasilkan suatu motif tertentu. Mengenai bahan dan peralatan yang bisa diguankan pada umumnya akan dapat dengan mudah Anda temukan di toko-toko peralatan dan perlengkapan jahit terdekat di kota Anda dengan harga yang beragam. Dengan demikian, Anda tidak perlu ragu lagi untuk segera memulai menyulam dalam kain ataupun baju-baju favorit Anda.

Alat-alat Yang Harus Dilengkapi Untuk Menyulam
Artikel Blog Fashion Galeri Media Seni

Alat-alat Yang Harus Dilengkapi Untuk Menyulam

Alat-alat Yang Harus Dilengkapi Untuk Menyulam – Menyulam merupakan salah satu keahlian yang tidak semua orang dapat melakukannya. Butuh keahlian khusus agar Anda mampu membuat kerajinan tangan perpaduan benang dan juga kain tersebut. Selain keahlian menyulam juga memerlukan kesabaran, tanpa kesabaran hasil sulaman Anda mungkin akan jelek bahkan tidak mungkin selesai. Ketika menyulam Anda membutuhkan beberapa peralatan seperti jarum, benang, kain peralatan lainnya. Sebelum menyulam sebaiknya persiapkan keperluan atau alat-alat yang dibutuhkan untuk menyulam.

1. Alat-alat Untuk Menyulam
Berbagai macam alat menyulam yang juga digunakan untuk menjahit. Diantara alat-alat yang harus dimiliki jika Anda akan menyulam diantaranya adalah sebagai berikut:
• Jarum sulam
Jarum yang digunakan untuk menyulam berbeda dengan jarum yang digunakan untuk menjahit. Jarum merupakan alat utama jika Anda ingin menyulam. Jenis ujung jarum sulam sangat beraneka ragam tergantung media yang Anda gunakan. Namun kebanyakan pada bagian pengait benang jarum sulam mempunyai ukuran lingkar yang lumayan besar dibandingkan dengan jarum jahit. Sedangkan ujung yang tajam ada dua jenis yaitu tumpul dan runcing.

• Benang sulam
Benang merupakan alat penting yang juga harus dilengkapi jika Anda menyulam. Jika Anda ingin menyulam maka gunakanlah benang khusus menyulam untuk mendapat hasil sulaman yang maksimal. Selain benang menyulam juga dapat menggunakan pita. Benang sulam juga mempunyai tingkatan harga yang berbeda. Bagi pemula jika ingin membeli benang sulam maka bertanya terlebih dahulu kepada pemilik toko agar Anda tidak salah dalam membeli benang.

• Widangan atau bentangan
Widangan atau bentangan merupakan peralatan yang juga dibutuhkan jika Anda menyulam. Fungsi widangan atau bentangan yaitu agar mempermudah ketika Anda menyulam dan juga membuat kain tetap rapi atau tidak kusut. Ukuran widangan sendiri berbeda-beda namun mempunyai bentuk yang sama yaitu lingkaran.


• Gunting
Peralatan selanjutnya yang juga sangat penting jika Anda menyulam yaitu gunting. Gunting mempunyai fungsi khusus yaitu untuk menggunting pita atau benang sebelum atau sesudah menyulam. Sekedar untuk saran lebih baik gunakan gunting khusus jahit. Karena gunting khusus jahit lebih tajam jika digunakan untuk menggunting pita atau benang serta kain.
Ketika semua alat-alat tersebut sudah Anda lengkapi maka Anda sudah siap untuk menyulam. Namun sebelum menyulam pastikan Anda sudah menyiapkan segala macam yang dibutuhkan untuk menyulam.

2. Persiapan Sebelum Menyulam
Sebelum Anda menyulam sebaiknya Anda mempersiapkan segala macam perlengkapan pendukung yang mana akan membuat hasil sulaman Anda lebih bagus dan tertata. Berikut ini adalah persiapan yang harus Anda lakukan jika akan menyulam:
• Membuat pola
membuat pola sulaman yang ingin Anda buat sangat perlu dilakukan. Dimana pola tersebut akan membantu Anda untuk memberi petunjuk bagian mana saja yang akan disulam serta bentuk sulaman. Dalam membuat pola sebaiknya Anda juga harus menentukan warna apa saja yang nantinya digunakan. Pola menyulam sangat beraneka ragam diantaranya seperti pemandangan, bunga, bangunan, geometris dan lain sebagainya.

• Benang sesuai warna
Ketika akan menyulam sebaiknya Anda telah mempersiapkan benang dengan warna apa saja yang dibutuhkan. Masukkan benang tersebut ke tempat khusus dan letakkan di samping Anda jika akan melakukan kegiatan menyulam. Karena kegiatan tersebut akan membantu Anda selama proses menyulam.

• Ukur kain
Ketika menyulam tentu Anda membutuhkan kain sebagai media yang digunakan untuk menyulam. Sebaiknya kain tersebut sudah Anda ukur dengan ukuran yang Anda butuhkan. Sehingga itu akan memudahkan Anda ketika proses menyulam berlangsung.

Menyulam dapat Anda lakukan dengan mudah dan lebih cepat jika semua perlengkapan yang dibutuhkan sudah tersedia. Oleh sebab itu sebelum menyulam pastikan semua peralatan tersebut ada di dekat Anda.

Artikel Blog Fashion Galeri Media Seni

Jenis-jenis Sulaman Berdasarkan Bahan Utama yang harus Diketahui

Jenis-jenis Sulaman Berdasarkan Bahan Utama yang harus Diketahui – Menyulam merupakan salah satu kerajinan tangan yang sudah ada sejak zaman dulu dan kabarnya pertama kali ditemukan di negara Mesir. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya ditemukan peninggalan-peninggalan zaman kuno yang berbentuk sulaman yang menggunakan bahan tumbuh-tumbuhan yang disulam di atas kulit binatang. Tidak hanya itu, budaya-budaya tradisional yang ada di Mesir juga banyak yang menggunakan kain sulam. Kini, kerajinan tangan menyulam pun sudah sangat berkembang pesat dengan bahan yang beraneka ragam dan hasil yang lebih bervariasi.

Jenis-jenis Sulam Berdasarkan Bahan Utama

1. Sulaman benang
Sulaman benang merupakan kerajinan tangan menghias kain yang menggunakan benang sebagai bahan utamanya. Pengerjaannya dilakukan secara dekoratif dengan memakai beragam jenis teknik tusukan yang dibuat untuk membuat pola atau desain yang diinginkan. Biasanya, sulam benang akan menggunakan teknik sulam yang paling mendasar dengan mengkombinasikan dengan beragam tusukan. Biasanya digunakan untuk hiasan tas, pakaian hingga hijab.

2. Sulaman pita
Sulaman pita merupakan kerajinan tangan menghias kain, dimana pita digunakan sebagai bahan utama. Kelebihan dari jenis sulaman yang satu ini yaitu dapat memberikan efek tiga dimensi karena ukuran pita yang biasanya cenderung lebih besar dari benang. Sebab, bahan pita yang digunakan untuk menyulam ukurannya beragam, maka jenis yang dihasilkan pun akan lebih bervariasi. Berikut adalah ciri-ciri dari sulam pita, diantaranya yaitu:

• Pita akan digunakan sebagai bahan utama untuk menyulam
• Efek yang dihasilkan adalah tiga dimensi karena ukuran pita yang lebih besar dari benang
• Hasilnya lebih bervariasi karena bahan pita sangat beragam.
Umumnya terdapat dua aliram pada sulam pita yang dapat Anda gunakan. Dua aliran tersebut adalah Eropa dan Jepang dengan penjelasan sebagai berikut:

• Aliran Jepang

Pada aliran Jepang, teknik sulaman yang akan digunakan tidak jauh berbeda dari teknik sulam yang lain. Hal yang membedakan hanya terletak apda bahan yang digunakan saja nantinya. Ada banyak teknik sulaman benang yang sangat bisa diaplikasikan pada aliran Jepang dan demikian sebaliknya. Biasanya pita yang digunakan adalah pita satin dan aliran Jepang banyak diimplementasikan pada hiasan di taplak meja, tempat tissue, baju dan masih banyak lagi.

• Aliran Eropa

Tidak seperti aliran Jepang, aliran Eropa akan dikerjakan dengan merangkai pita lebih dulu menjadi suatu bentuk yang diinginkan baru kemudian dilekatkan pada kain. Biasanya, setelah direkatkan selanjutnya akan langsung dijahit dan pita yang digunakan adalah pita organdi.

3. Sulaman payet

Sulaman payet merupakan kerajinan tangan menghias kain yang menggunakan payet atau manik-manik sebagai bahan dasar untuk membentuknya. Teknik sulaman payet akan sangat berbeda dengan sulaman benang maupun pita, karena penggunaan jarum untuk sulam ini juga berbeda dari jarum yang digunakan pada sulaman benang dan pita.

Cara Memasukkan Kain ke Ram Sulam

Ketika menyulam, Anda pasti akan sangat membutuhkan ram sulaman. Biasanya ram sulaman ada banyak jenisnya. Tetapi, yang paling banyak digunakan adalah yang jenis kayu dan plastik bundar. Untuk memasukkan ram ke kain, Anda bisa mengikuti panduan dari salah satu ahli yang sudah mahir dalam bidang ini dalam membuat ram, yaitu :

• Potong kain yang lebih besar dari ram
• Kemudian longgarkan sekrup pada bagian atas ring dan pisahkan kedua bagian ram.
• Berikutnya, letakkan potongan kain di atas ram pada bgian dalam.
• Jika kain sudah berada pada bagian atas ring bagian dalam, selanjutnya tekan ring bagian luar ke bawah di atas ring bagian dalamnya.
• Sekrup dikencangkan sedikit lalu tarik kain agar lebih kencang, setelah kain kencang, maka terakhir kencangkan sekrup.

Jenis-jenis Tusukan pada Kerajinan Tangan Menyulam
Artikel Blog Seni

Jenis-jenis Tusukan pada Kerajinan Tangan Menyulam

Jenis-jenis Tusukan pada Kerajinan Tangan Menyulam – Menyulam menjadi salah satu kerajinan tangan yang bisa dilakukan oleh siapapun. Dimana keterampilan ini akan mengombinasikan antara benang, pitra payet dan benda-benda lainnya yang tujuannya untuk menghasilkan keindahan. Ketika Anda ingin menyulam, ada banyak teknik yang bisa dilakukan, setidaknya terdapat 80 teknik sulaman yang bisa digunakan untuk menghasilkan suatu karya yang indah. Namun dalam pembahasan kali ini hanya akan dibahas beberapa saja. Apa saja? Simak ulasannya sampai selesai ya!

Teknik Dasar dalam Menyulam yang harus Diketahui

– Tusuk Tikam Jejak

Ketika Anda menyulam, tusuk tikam jejak merupakan tusuk yang dikerjakan dengan teratur pada jaraknya yang kecil. Apabila dilihat dari atas, maka hasilnya akan menyerupai seperti jahitan mesin, sedangkan apabila dilihat dari bawah, maka akan tampak seperti jahitan rangkap. Tusuk tikam jejak bisa digunakan untuk mengganti jahitan mesin.

– Tusuk Jelujur

Tusuk jelujur merupakan tusuk sangat sederhana dari tusuk yang lain dan pengerjaannya pun bisa cepat diselesaikan. Anda hanya perlu menusuk benang dari atas ke bawah, lalu dari bawah menuju ke atas dan selanjutnya seperti itu. Biasanya, tusuk ini akan digunakan untuk membuat jahitan yang bersifat sementara dan belum dijahit di mesin. Sebaiknya, dikerjakan mulai dari kanan menuju kiri.

– Tusuk Feston

Tusuk Feston sering juga disebut dengan tusuk selimut. Sebab, biasanya tusuk ini terdapat pada selimut bayi. Tusuk ini biasa digunakan untuk menyelesaikan pinggiran tas atau bahasa lainnya yaitu digunakan untuk menggantikan mesin obras. Tidak hanya itu, tusuk ini juga biasanya akan dipakai untuk menghias bagian tepi kain dan akan digunakan pada pengerjaan kerajinan tangan yang terbuat dari flannel.

-Tusuk Flanel

Tusuk Flanel akan digunakan untuk mengeson atau mengelim pinggiran pakaian yang diobras, dengan bentuk seperti zig-zag namun bersilangan antara atas dan bawahnya.

Tusuk Batang
Tusuk batang biasanya disebu juga dengan tusuk tangkai karena mirip seperti tali tambang. Tusukan ini dilakukan dengan cara mundur dari kiri ke kanan. Apabila And amembuat tusuk ini, maka harus memastikan bahwa letak benang tetap dari mulai pengerjaan hingga selesai. Agar mengetahui rapi atau tidaknya tusuk ini, maka Anda bisa melihat bagian bawah. Hasil tusuk batang baik jika tampak seperti tusuk tikam jejak yang sangat rapi di bagian bawahnya.

-Tusuk Ranting

Biasanya tusuk ranting akan memberikan efek satu arah dan terdapat banyak variasinya, mulai dari tusuk ranting rantai, tulang daun, ranting tertutup dan lain sebagainya. Jenis tusuk ini muncul pertama kali pada abad ke-19 di Inggris, dimana dipakai untuk menghias piama.

-Tusuk silang

Tusuk silang atau yang biasa disebut kruisteek merupakan tusukan yang cara pengerjaannya menyilang-nyilang dengan dua arah yang menyerong. Hasil sulamamnya akan seperti tanda silang yang menyambung teratur dengan jarak yang disesuaikan dengan keinginan Anda. Namun disarankan, pengerjaan tusuk ini dilakukan pada kain yang benang tenunannya dapat dihitung seperti bahan strimin.

-Tusuk rantai

Tusuk rantai akan terlihat seperti sambung menyambung. Penyelesaian tusuk ini harus sediki longgar, apalagi jika yang dikerjakan adalah garis lengkung. Biasanya, tusuk ini akan berperan sebagai pengisi sulaman yang kemudian akan ditutup menggunakan tusuk balut.

-Tusuk Holben

Tusuk holben biasa dikerjakan pada kaiin yang benang pakannya maupun benang lungsinnya mudah dihitung. Setiap bari tusukan ini pengerjaannya dilakukan dua kali atau bolak-balik.

-Tusuk Pipih

Tusuk pipih pengerjaannya lurus dari atas menuju bawah atau sebaliknya dan akan memberi kesan sedikit miring. Tusuk ini biasa disebut dengan tusuk satin akibat dari lembutnya permukaan seperti satin.